Posted on

Wine Terenak

Wine mana yang dinobatkan sebagai wine terenak? Jawabannya ada dalam artikel ini. Penting untuk dibaca sebelum anda membeli wine.

Wine Terenak Dari 3 Sudut Pandang
Wine Terenak

Rasa “enak” adalah sesuatu yang subyektif dan relatif. Tidak ada ukuran yang pasti tentang hal ini. Enak menurut orang lain belum tentu enak menurut anda. Begitu pun sebaliknya.

Dalam hal wine, kami menduga bahwa yang dimaksud dengan “enak” oleh sebagian besar customer kami adalah “rasanya manis”.

Kami mengambil kesimpulan ini karena salah satu pertanyaan yang paling sering kami terima adalah pertanyaan tentang harga wine yang manis. Kami juga sering menerima pertanyaan tentang “red wine yang rasanya tidak begitu sepat”.

Berdasarkan kedua pertanyaan tersebut maka kami menduga bahwa wine yang dianggap enak itu rasanya manis (atau minimal rasanya tidak sepat). Wine yang seperti itu memang akan lebih mudah diterima setiap orang, bahkan cocok jadi wine untuk party.

Cara terbaik bagi anda untuk mengetahui wine mana yang paling enak adalah dengan merasakannya sendiri. Anda bisa menggunakan video tutorial Cara Memilih Wine sebagai panduan. Anda juga bisa mempertimbangkan 3 sudut pandang berikut ini sebagai referensi.

Wine Paling Enak Menurut Pakar Kelas Dunia

Seorang pakar menilai sebotol wine dari banyak aspek; di antaranya adalah warna, aroma, rasa. Masing-masing aspek mendapat nilai, yang jumlah totalnya menjadi skor dari wine tersebut. Semakin tinggi skor-nya, semakin tinggi kualitasnya (kualitas memang tidak sama dengan rasa, tapi yang yang wine berkualitas tinggi otomatis harus punya rasa yang enak juga).

Dari antara banyak pakar wine di dunia, yang paling sering kami jadikan referensi adalah Robert Parker. Beliau dianggap sebagai yang terbaik di dunia. Beliau menggunakan skala 0 – 100 untuk menggambarkan kualitas wine. .

Beberapa wine terenak  menurut Robert Parker:

  1. Château Lafite Rothschild 2003 (skor 100) : Anda bisa beli wine ini seharga Rp 31.719.000
  2. Château Haut Brion 2009 (skor 100): Anda bisa beli wine ini seharga Rp 25.587.840
  3. Château Cheval Blanc 2010 (skor 100): Anda bisa beli wine ini seharga Rp 37.792.200

Selain Robert Parker, referensi lain yang paling sering kami pakai adalah skor yang diberikan oleh majalah Wine Spectator. Majalah ini adalah yang paling berpengaruh di dunia. Sama seperti Robert Parker, Wine Spectator juga menggunakan skala 0 – 100. Tapi (menurut pengamatan kami) biasanya Wine Spectator “lebih pelit” dalam memberikan nilai.

Beberapa wine terenak menurut Wine Spectator:

  1. Château Rauzan Segla (skor 97): Anda bisa beli wine ini seharga Rp 5.092.680
  2. Château Palmer 2000 (skor 97): Anda bisa beli wine ini seharga Rp 11.748.000
  3. Paul Jaboulet Aine La Chapelle Hermitage 2001 (skor 97): Anda bisa beli wine ini seharga Rp 4.750.800

Wine Terenak Menurut Customer Kami

Angka penjualan juga bisa dijadikan indikasi apakah suatu produk wine memiliki rasa yang enak. Karena itu kami menggunakan jumlah penjualan sebagai indikasi untuk mengetahui wine mana yang paling enak menurut customer kami. (Memang “laku” belum tentu berarti “enak”. Tapi kalau tidak enak, tidak akan laku terus menerus bukan?)

Berdasarkan angka penjualan sampai saat ini, inilah 3 dari antara beberapa wine terenak menurut customer kami

  1. Bellissimo Dolce Rosso: semi sparkling sweet red rasanya seperti paduan buah plum, cherry dan anggur.  Harganya cuma Rp 313.500. Kira-kira 80% customer yang pernah beli wine ini memesannya (minimal) sekali lagi.
  2. De Bortoli Sacred Hill Cabernet Merlot 2014: Australian red wine ini harganya cuma Rp 368.100. Rasanya tidak terlalu sepat dan cocok untuk jadi hidangan barbecue party.
  3. Hans Tschida Angerhoff Seewinkel Samling Beerenasulese 2010: sweet wine dari Austria ini rasanya seperti perpaduan madu, buah nanas, pear dan apel. Cocok untuk dessert. Anda bisa membelinya dengan harga Rp 536.100

Wine Terenak Menurut Kami Sendiri

wine terenak menurut kami

Berikut ini beberapa produk wine yang menurut kami rasanya paling enak dari antara semua wine dengan harga di bawah Rp 1.000.000

  1. Poderi Boscarelli de Ferrari 2009: berasal dari Tuscany, Italia.
  2. Chateau Greteau Medeville 2012: memiliki aroma jeruk nipis, pisang dan rumput segar. Rasa asamnya menyegarkan. Lembut di lidah dan ada sedikit rasa manis. White wine dari Bordeaux ini harganya Rp 428.160. Cobalah untuk menikmatinya dengan sushi rolls!
  3. Calvet Reserve du Ciron Sauternes 2010: sweet wine dari Bordeaux ini rasanya seperti perpaduan madu, nectarine, pear dan sedikit jeruk nipis. Wine ini harganya Rp 646.350

Tips Untuk Memilih Wine Enak

Beberapa pengetahuan umum yang bisa membantu anda menemukan wine paling enak sesuai budget:

  1. Harga wine dari Old World (negara-negara Eropa seperti Perancis, Italia, Spanyol, dll) biasanya lebih mahal daripada wine dari New World (negara-negara non Eropa seperti Chile, South Africa, Australia, dll). Tapi meskipun harganya lebih mahal, rasa wine dari Old world belum tentu lebih enak daripada wine dari new World. Contohnya adalah Sauvignon Blanc. Selain Perancis, Sauvignon Blanc terbaik juga dihasilkan di New Zealand. Meskipun karakteristik rasanya sedikit berbeda, tapi dalam hal kualitas Sauvignon Blanc dari New Zealand bisa diadu dengan Sauvignon Blanc dari Perancis.
  2. Italia banyak menghasilkan wine kelas dunia, tapi harga wine Italia biasanya lebih murah daripada wine Perancis. Hal ini karena anggapan banyak orang (terutama orang-orang yang belum berpengalaman soal wine) bahwa wine terenak pasti berasal dari Perancis. Dengan kata lain, wine Perancis sering “menang nama” bila dibandingkan dengan wine Italia sehingga harganya lebih mahal.
  3. Pecinta kuliner harus coba wine Italia karena semua wine Italia dibuat sebagai “teman makan”. Bandingkan dengan beberapa jenis wine “bukan asli Italia” seperti Pinot Noir yang tidak harus dinikmati sambil makan
  4. Beberapa negara punya sistem klasifikasi wine berdasarkan wilayah penghasil buah anggurnya, metode yang digunakan, tingkat kemanisan, dsb. Bila anda sudah memahami sistem klasifikasi tersebut, maka anda bisa membayangkan rasa sebotol wine hanya dari keterangan pada labelnya.
  5. Wine yang paling cocok untuk makanan Asia (Indonesian, Chinese, Thai, Vietnamese, Japanese, Korean) adalah Riesling, terutama yang berasal dari Australia dengan rasa off dry (ada sedikit rasa manis). Selain itu Moscato juga lumayan fleksibel dengan makanan Asia karena rasanya yang fruity, manis, agak sparkling dan teksturnya ringan.