Posted on

Jenis Wine Untuk Pemula

Ada berapa jenis wine untuk pemula? Seperti apa rasanya dan berapa harganya? Apakah ada diskon? Temukan jawabannya dalam artikel ini.

Youtube Cara Memilih Wine

Jenis Wine Untuk Pemula Berdasarkan Rasa

Bagi pemula, yang menjadi tantangan utama sebenarnya bukanlah faktor harga melainkan faktor rasa. Kebanyakan pemula tidak menyukai rasa sepat yang berasal dari tannin.

Tannin adalah polyphenol alami yang terdapat pada batang, biji dan kulit buah anggur. Rasanya seperti teh hitam kental tanpa gula. Cabernet Sauvignon, Shiraz dan Nebbiolo adalah contoh red wine yang mengandung banyak tannin sehingga kurang cocok untuk pemula.

jenis wine untuk pemula

Beberapa jenis wine yang cocok untuk pemula adalah sebagai berikut:

Moscato

Bellissimo Moscato

Dari antara semua jenis wine untuk pemula, Moscato adalah jenis yang paling cocok untuk anda yang sama sekali belum pernah minum wine.

White wine ini memiliki tekstur fizzy (sedikit berbusa seperti soft drink) dengan warna bening agak keemasan. Moscato memiliki aroma bunga-bungaan dengan rasa yang manis dan fruity. Kadar  alkoholnya sekitar 5,5% sehingga benar-benar cocok untuk pemula.

Moscato cocok dengan Chinese food, dim sum dan ayam goreng crispy. Harga Moscato bisa anda baca di artikel tentang harga wine moscato.

Gewürztraminer

Gustave Lorentz Reserve Gewürztraminer

Setelah mencicipi Moscato, seorang pemula bisa”naik kelas” dengan mencicipi Gewürztraminer.

White wine ini memiliki banyak persamaan dengan Moscato. Perbedaannya adalah Gewürztraminer tidak berbusa (bergelembung) seperti Moscato. Selain itu Gewürztraminer memiliki tekstur yang lebih kental, aroma lychee yang kuat dan kandungan alkohol yang lebih tinggi daripada Moscato.

Pada umumnya Gewürztraminer memiliki rasa “off dry” (ada sedikit rasa manis) dengan kandungan rasa lychee, jeruk Bali, nanas, persik, apricot, jeruk dan semangka.

Gewürztraminer terbaik dihasilkan oleh vinyard dengan predikat “Grand Cru” di Alsace, Perancis dan memiliki label “Reserve Gewürztraminer”.  Contoh: Gustave Lorentz Reserve Gewürztraminer.

Traminer Riesling

De Bortoli Sacred Hill Traminer Riesling 2018

White wine ini dibuat menggunakan blend (campuran) antara buah anggur Gewürtraminer (di Autralia disebut “Traminer”) dan buah anggur Riesling.

Traminer Riesling cocok untuk pemula karena memiliki karakteristik seperti Gewürtraminer tapi rasanya sedikit lebih asam dan after taste-nya terasa lebih “renyah”.

Contoh produk wine jenis ini adalah De Bortoli Sacred Hill Traminer Riesling dari Australia.

Late Harvest Gewürztraminer

Montes Late Harvest Gewurztraminer

Jenis wine yang ini dibuat dari jenis buah anggur yang sama dengan Gewürztraminer. Bedanya adalah Late Harvest Gewürztraminer terasa lebih manis daripada Gewürztraminer karena anggurnya “terlambat dipanen”(1 – 2 bulan setelah waktu panen normal) sehingga kandungan gulanya benar-benar terkonsentrasi.

Contoh Late Harvest wine yang populer di Indonesia adalah Montes Late Harvest Gewürztraminer dari Chile. Tingkat kemanisannya setara dengan 22 sendok teh gula dalam 1 liter wine.

Produk ini cocok untuk acara romantis berdua dengan pasangan anda.

Rosé

Viña Morande Pionera Reserva Pinot Noir Rosé 2019

Rosé (baca: rho-se) adalah jenis wine yang warnanya merah jambu (dalam bahasa Perancis Rosé artinya merah jambu). Warna tersebut didapat karena proses pembuatannya yang unik.

Rosé dibuat dari anggur yang biasa digunakan untuk membuat red wine. Tapi bila biasanya kulit buah anggur red wine dibiarkan terendam selama beberapa minggu dalam proses fermentasi, dalam pembuatan Rosé wine kulit anggurnya hanya direndam beberapa jam saja lalu dibuang. Karena itu warnanya tidak benar-benar merah tua seperti red wine.

Dari segi rasa, bisa dikatakan bahwa Rosé adalah “jembatan” antara white wine dan red wine. Karena itu Rosé cocok sebagai jenis wine untuk pemula.

Keterangan lebih lengkap tentang Rosé bisa anda baca di artikel tentang harga Rosé wine.

Lambrusco

Bellissimo Dolce Rosso

Dari semua jenis red wine, yang paling cocok untuk pemula adalah Lambrusco.

Lambrusco adalah red wine yang ringan dan menyegarkan. Teksturnya frizzante (slightly sparkling) dan kandungan alkoholnya antara 8 – 11%.  Lambrusco biasanya mengandung rasa cherry, plum, anggur dan tomat.

Lambrusco termasuk jenis wine untuk pemula karena mengandung sedikit sekali tannin; hampir tidak ada rasa sepat-nya. Keterangan lebih lengkap bisa anda baca di artikel harga wine Lambrusco.

Tips: Sebelum membeli, perhatikan dulu labelnya. “Dolce” berarti “manis” sedangkan “secco” berarti “dry” (tidak manis).

Pinot Noir

Woollaston Pinot Noir

Pinot Noir adalah red wine dengan dengan tekstur light body (terasa ringan di lidah) dan kandungan tannin rendah. Pada umumnya Pinot Noir memiliki kandungan rasa yang didominasi cranberry, cherry dan raspberry. Pinot Noir adalah red wine yang paling food friendly (cocok dengan segala jenis masakan).

Meskipun rasanya cocok untuk pemula, tapi harga Pinot Noir biasanya lebih mahal daripada beberapa jenis red wine lain karena proses pembuatannya rumit.

Pinot Noir paling ekslusif berasal dari Burgundy, Perancis memiliki harga jual yang hampir sama dengan wine Bordeaux yang berklasifikasi Premier Cru (tertinggi dalam klasifikasi Bordeaux wines).

Bila harga Pinot Noir lebih tinggi dari budget yang anda sediakan, kami sarankan anda untuk beli Gamay saja.

Gamay

Domaine Chanson Beaujolais Village

Gamay memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan Pinot Noir tapi harganya jauh lebih murah! Teksturnya light body, dengan tannin yang rendah dan rasanya fruity dengan kandungan black currant, raspberry dan pisang.

Gamay terbaik dihasilkan di Beaujolais, Perancis sehingga nama “Beaujolais” menjadi identik dengan Gamay (wine dengan label “Beaujolais” bisa dipastikan isinya adalah Gamay).

Berdasarkan tingkat mutunya, Beaujolais dibagi ke dalam tiga tingkatan (mulai dari yang paling rendah):

  • AOC Beaujolais
  • AOC Beaujolais-Village
  • AOC Crus du Beaujolais

Contoh Gamay yang bisa anda pilih adalah Domaine Chanson Beaujolais Village. Harganya terjangkau, dengan standar kualitas AOC Beaujolais-Village.

Merlot

Viña Ventisquero Reserva Merlot 2017

Merlot adalah jenis red wine paling populer di seluruh dunia. Dibandingkan Pinot Noir, Merlot terasa lebih “kental” . Merlot juga mengandung tannin yang lebih keras daripada Pinot Noir, tapi masih cukup bersahabat dengan lidah pemula.

Harga Merlot bervariasi; tergantung merk dan kualitas. Contoh Merlot dengan kualitas lumayan tapi harga murah adalah Viña Ventisquero Reserva Merlot dari Chile.