Posted on

Harga French Wine

Harga French Wine memang sesuai dengan kualitasnya. Tapi kalau mau beli yang cocok untuk pemula, baca dulu post berikut ini.

Harga-French-Wine

Harga Berbagai Style French Wine

Wine Perancis, sama seperti Wine Italia, menggunakan suatu sistem klasifikasi yang membagi berbagai wine ke dalam beberapa kelas. Berdasarkan klasifikasi tersebut, kita bisa melihat apakah sebotol wine masuk dalam kelas “premium” atau “biasa”. Hal ini akan terasa lebih mudah bila anda sudah tahu cara membaca label wine. Jadi, anda tidak perlu bayar mahal untuk French Wine yang kelasnya biasa-biasa saja cuma karena ada tulisan “Château” di labelnya!

Berikut ini adalah panduan sederhana tentang harga French wine berdasarkan style (jenis).

Rouge (Red Wine)

Harga French Bordeaux Wine
Domaine de Chavalier Rouge 1998

Berbicara mengenai French Reds, ada 2 nama yang paling terkenal, bahkan di antara para pemula yaitu “Bordeaux” dan “Burgundy”. Keduanya menggunakan sistem klasifikasi yang mungkin agak rumit dipahami oleh pemula. Tapi untuk mempermudah anda, maka bila anda menemukan salah satu dari antara 3 (tiga) keterangan ini dalam labelnya, maka wajar saja bila harga French wine tersebut mahal (bisa sampai puluhan juta rupiah):

  • Grand cru
  • Premier cru
  • Cru classe

Karena harga French wine dengan 3 (tiga) kualifikasi tersebut diatas adalah mahal, maka kami sarankan untuk pemula agar memilih yang berkualifikasi AOC (Appellation d’origine contrôlée) saja. Kualifikasi ini adalah kualifikasi yang paling bawah dari klasifikasi “premium”, tapi kelasnya masih di atas kelas “biasa”. Artinya French Reds dengan kualifikasi ini adalah produk bagus dengan harga relatif terjangkau.

Harga-French-Red-Wine
Château D’Angles Classique Rouge 2015

Sebenarnya masih ada beberapa AOC lain di luar Bordeaux dan Burgundy. Ada Côtes du Rhône, Beaujolais AOC, La Clape AOC, dll. Contoh French Red dari La Clape AOC adalah Château D’Angles Classique Rouge 2015 yang mendapat review “Outstanding” dari Robert Parker (Pakar wine kelas dunia). Dengan kualitas yang seperti itu, harga French wine ini terasa sangat wajar dan relatif terjangkau untuk pemula.

French Red lain yang kualitasnya tinggi tapi kami rekomendasikan untuk pemula adalah Domain Chanson Beaujolais Village. Rasanya yang tidak terlalu sepat membuatnya “bersahabat” dengan pemula.

Blanc (White)

Sama seperti French Reds, French Whites pun menggunakan sistem klasifikasi. Tapi seperti pada umumnya, harga French wine untuk kategori white wine lebih murah daripada harga French red.

Harga-French-Wine-Bourgogne
Domaine Chanson le Bourgogne Chardonnay 2015

French White yang paling kami rekomendasikan untuk pemula adalah Calvet Limited Release Sauvignon Blanc yang masuk dalam kualifikasi Bordeaux AOC. Rasanya easy drinking dan menyegarkan. Harga French wine yang satu ini cuma sekitar Rp 400ribuan!

Harga-French-Wine-Riesling
Gustave Lorentz Reserve Riesling 2015

Opsi lain yang kami rekomendasikan adalah Gustave Lorentz Reserve Riesling dengan kualifikasi Alsace AOC; di mana Alsace adalah salah satu wine region penghasil Riesling terbaik di dunia. Harga French Wine dari Alsace biasanya agak tinggi; tapi sesuai dengan kualitasnya!

Rosé (Pink)

Salah satu penghasil Rosé Wine terbaik di dunia adalah Provence di Perancis bagian Tenggara. Contoh Rosé Wine paling populer dan rasanya cocok untuk pemula adalah Maison Aix. Warnanya Salmon Pink dengan aroma semangka, strawberry, jeruk nipis dan bunga-bungaan. Rasanya fruity dan menyegarkan! Harga French Wine ini sekitar Rp 600ribuan saja.

Harga-French-Rosé-Wine-Maison-Aix
Maison Aix 2020

Opsi lain yang kami rekomendasikan untuk pemula adalah Gérard Bertrand Gris Blanc Rosé yang easy drinking dan rasanya menyegarkan.

Sparkling

Ada tiga kategori Sparkling French wine. Kategori yang paling cocok untuk pemula adalah “Mousseux”.

Contoh Mousseux ini adalah Charles de Fère Jean Louis. Harga French Wine yang satu ini cuma sekitar Rp 400ribuan. Ada tiga pilihan rasa: Rosé (Pink), Demi Sec (agak sedikit manis) dan Brut (dry).

Harga French Sparkling Wine
Charles de Fère Jean Louis Blanc de Blancs Demi Sec

Kategori yang lebih tinggi daripada Mousseux adalah “Cremant”. Sparkling Wine dibuat menggunakan “méthode traditionnelle”, metode pembuatan Sparkling Wine yang sama dengan yang digunakan untuk membuat Champagne.

Ada peraturan ketat yang harus dipenuhi dalam proses pembuatannya bila Sparkling Wine ingin menggunakan label “Cremant”. Salah satu peraturan tersebut adalah hanya menggunakan anggur yang berasal dari wine region dengan predikat “AOC” (cuma ada delapan AOC untuk Sparkling Wine di Perancis). Contohnya adalah Gustave Lorentz Cremant D’Alsace Brut. Rasa, tekstur dan aromanya sangat mirip dengan Champagne tapi harganya jauh lebih murah!

Kalau ingin French Sparkling Wine yang kategorinya lebih tinggi lagi daripada Cremant, maka kamu bisa pilih Champagne.

Champagne

Hanya Sparkling Wine yang berasal dari Champagne dan dibuat dengan menggunakan “méthode traditionnelle”, yang boleh menyandang nama “Champagne”. Sebagus apa pun kualitas French Sparkling, kalau tidak mengikuti persyaratan yang disebutkan tadi, maka tidak boleh menyandang nama “Champagne”.

Harga-French-Wine-Champagne
Lanson Champagne

Karena sedemikian ekslusif nama “Champagne”, maka wajar bila harganya mahal! Bila ada yang menawarkan “Champagne” dengan harga di bawah Rp 1juta, maka anda patut curiga bagaiman mungkin barang ekslusif dijual dengan harga di bawah pasaran?

Kami merekomendasikan non vintage Champagne untuk pemula; artinya Champagne tersebut tidak memiliki keterangan tentang tahun berapa buah anggurnya dipanen. Biasanya Champagne seperti ini harganya lebih murah daripada vintage Champagne (yang ada keterangan tahun panen buah anggurnya).

Non vintage Champagne yang kami rekomendasikan adalah Lanson Ivory Label Demi-Sec yang rasanya agak sedikit manis. Opsi lain untuk Non Vintage Champagne adalah Bollinger Special Cuvée yang harganya sedikit lebih mahal, tapi lebih ekslusif .

Sweet

Sweet wine paling populer dari Perancis adalah Sauternes yang biasanya dihidangkan sebagai dessert. Sauternes berasal salah satu daerah di wine region Bordeaux. Bisa dikatakan bahwa Sauternes adalah “sweet Bordeaux”.

Harga French Wine Sauternes
Calvet Reserve du Ciron Sauternes 2015

Contohnya adalah Calvet Reserve du Ciron Sauternes. Rasanya seperti perpaduan nectar, nanas, jeruk nipis dan pear. Kadar gulanya setara dengan kira-kira 28 sendok teh per liter.

Selain Sauternes masih ada lagi Muscat de Baumes de Venise AOC. French wine yang satu ini juga memiliki rasa yang manis, tapi kandungan alkoholnya lebih tinggi. Contoh Muscat de Baumes de Venise AOC adalah Paul Jaboulet Aine le Chant de Griolles. Kandungan alkoholnya 15% dan memiliki keseimbangan antara rasa manis dengan rasa asam. Harga French wine ini mencapai Rp 2jutaan sehingga terasa mahal untuk pemula dengan budget terbatas. Tapi dari sisi rasa, memang produk ini cocok juga untuk pemula (yang sanggup bayar).

Catatan

Produk-produk yang kami rekomendasikan adalah produk yang menurut kami rasa dan harganya masih bisa cocok untuk pemula. Masih ada banyak French Wine lain yang bisa anda pilih sesuai selera dari laman Shop dengan menggunakan product tag France. Dalam hal memilih yang paling cocok untuk anda sendiri, pada akhirnya semua tergantung pada selera pribadi dan kondisi keuangan anda.