Posted on

Jenis Wine Untuk Pemula

Ada berapa jenis wine untuk pemula? Seperti apa rasanya dan berapa harganya? Apakah ada diskon? Temukan jawabannya dalam artikel ini.

Youtube Cara Memilih Wine

Jenis Wine Untuk Pemula Berdasarkan Rasa

Bagi pemula, yang menjadi tantangan utama sebenarnya bukanlah faktor harga melainkan faktor rasa. Rasa yang menjadi “momok” bagi pemula adalah rasa sepat. Rasa sepat ini berasal dari tannin; yaitu polyphenol alami yang terdapat pada buah anggur. Tannin rasanya seperti teh hitam yang kental dan tidak diberi gula.

jenis wine untuk pemula

Jenis wine yang disarankan untuk pemula adalah yang rasanya manis atau tannin-nya sedikit (tidak sepat). Jenis yang kami rekomendasikan adalah:

Moscato

Bellissimo Moscato

Dari antara semua jenis wine, Moscato adalah yang paling ringan. White wine ini memiliki tekstur fizzy (seperti soft drink) dengan warna bening agak keemasan. Moscato memiliki aroma seperti bunga, dengan rasa yang manis dan fruity. Kadar  alkoholnya pun rendah.

Bila anda belum pernah minum wine sama sekali, kami sarankan untuk mencoba Moscato dulu sebelum mencoba jenis yang lain.

Harga Moscato bisa anda baca di artikel tentang harga wine moscato.

Late Harvest

Montes Late Harvest Gewurztraminer

Late Harvest artinya “terlambat dipanen”. Late Harvest dibuat dari buah anggur yang dipetik setelah 1 – 2 bulan berlalu dari waktu panen normal sehingga kadar gulanya lebih tinggi daripada anggur normal. Karena kadar gulanya lebih tinggi daripada buah anggur normal, maka semua wine “Late Harvest” memiliki rasa yang lebih manis daripada wine yang buah anggurnya dipanen tepat pada waktunya.

Contoh Late Harvest wine yang populer di Indonesia adalah Montes Late Harvest Gewürztraminer dari Chile. Produk ini menggunakan variety (jenis buah anggur) bernama Gewürztraminer yang aromanya harum dan memiliki kadungan gula alami tinggi. Ketika dibiarkan tergantung lebih lama dari waktu panen normal, anggur ini sengaja dibiarkan terkena “noble rot” yaitu sejenis jamur yang membuatnya jadi kering seperti kismis. Sebagai akibatnya Late Harvest Gewürztraminer ini jadi lebih manis lagi dengan tambahan rasa karamel dan rempah wangi.

Montes Late Harvest Gewürztraminer cocok untuk acara romantis berdua dengan pasangan anda. Kandungan gulanya kira-kira setara dengan 22 sendok teh per liter.

Rosé

Paul Jaboulet Aine Cotes du Rhone Parallele 45 Rosé

Rosé adalah jenis wine yang warnanya pink (dalam bahasa Perancis Rosé artinya merah jambu). Rosé dibuat dari anggur yang biasa digunakan untuk membuat red wine. Tapi bila biasanya kulit buah anggur red wine dibiarkan lama dalam proses fermentasi, dalam pembuatan Rosé wine kulit anggurnya hanya dibiarkan sebentar lalu dibuang. Karena itu warnanya tidak benar-benar merah tua seperti red wine.

Rosé adalah jenis wine yang paling food friendly dari antara semua jenis wine. Bila anda ingin membuat jamuan makan malam tapi tidak tahu wine apa yang cocok dengan makanan yang anda hidangkan, maka hidangkan saja Rosé! Rosé cocok dengan hampir segala jenis masakan.

Keterangan lebih lengkap tentang Rosé bisa anda baca di artikel tentang harga Rosé wine.

Traminer Riesling

De Bortoli Sacred Hill Traminer Riesling

White wine jenis ini memiliki rasa yang off dry (agak manis). Ini adalah pilihan yang tepat bila Moscato terasa terlalu enteng untuk anda. Traminer Riesling cocok untuk dinikmati bersama masakan Asia; khususnya Kari Ayam atau Pad Thai.

Contoh produk wine jenis ini adalah De Bortoli Sacred Hill Traminer Riesling dari Australia. Kandungan alkoholnya 11%, harganya cuma Rp 368.100.

Lambrusco

 

Bellissimo Dolce Rosso

Lambrusco adalah red wine yang teksturnya ringan dan rasanya menyegarkan. Teksturnya frizzante (slightly sparkling) dan kandungan alkoholnya antara 8 – 11%. Lambrusco biasanya mengandung rasa cherry, plum, anggur dan tomat.

Lambrusco mengandung sedikit sekali tannin sehingga hampir tidak ada rasa sepat-nya. Keterangan lebih lengkap bisa anda baca di artikel harga wine Lambrusco.

Tips: Bila anda ingin Lambrusco yang rasanya manis, pilihlah yang bertanda “Dolce”. Silahkan klik pada gambar promo di atas bila anda ingin dapat diskon

Pecorino

Talamonti Trabocchetto

Pecorino adalah Italian white wine yang unik. Sempat dikira punah, jenis anggur dengan ini muncul lagi pada tahun 1990an.

Jenis wine ini memang belum populer di Indonesia. Dan sejauh pengetahuan kami, di Indonesia hanya ada 1 wine yang dibuat dari 100% Pecorino; yaitu Talamonti Trabocchetto. Tapi meskipun belum populer, menurut kami produk ini cocok untuk direkomendasikan sebagai jenis wine untuk pemula.

Teksturnya light body dan tidak terlalu asam. Rasanya seperti perpaduan antara rasa pear, peach, apel, lychee, rempah-rempah dan rasa mineral. Sangat cocok dengan sushi, sashimi dan sea food; asal tidak menggunakan terlalu banyak bumbu.

Pinot Noir

Woollaston Pinot Noir

Pinot Noir adalah red wine dengan tekstur “still” (bukan sparkling), low tannin dan light body (terasa ringan di lidah). Pinot Noir adalah red wine yang unik karena meskipun rasanya seperti red wine, tapi cocok dengan ayam, bebek dan ikan salom (biasanya red wine cocok dengan red meat seperti daging domba, kambing atau sapi). Pada umumnya Pinot Noir mengandung rasa Cranberry, Cherry dan Raspberry.

Pinot Noir adalah red wine yang ekslusif; sehingga (biasanya) harganya mahal. Burgundy (Perancis), Central Otago (New Zealand), California dan Oregon (USA) adalah daerah-daerah yang terkenal sebagai penghasil Pinot Noir terbaik di dunia.

Beaujolais (Gamay)

Domaine Chanson Beaujolais Village

Beaujolais adalah nama red wine yang dibuat dari buah anggur bernama Gamay dari suatu wine region (wilayah penghasil wine) di Burgundy, Perancis. Berdasarkan tingkat mutunya, Beaujolais dibagi ke dalam tiga tingkatan (mulai dari yang paling rendah):

  • AOC Beaujolais
  • AOC Beaujolais-Village
  • AOC Crus du Beaujolais

Beaujolais memiliki tekstur dan rasa yang sangat mirip dengan Pinot Noir. Tapi meskipun sangat mirip dengan Pinot Noir, Beaujolais biasanya dijual dengan harga yang jauh lebih murah!  Karena itu Beaujolais sangat cocok untuk dikatakan sebagai jenis wine untuk pemula.

Beaujolais yang kami rekomendasikan untuk anda adalah Domaine Chanson Beaujolais-Village. Harganya terjangkau, dengan standar kualitas AOC Beaujolais-Village.

Merlot

Vina Ventisquero Reserva Merlot

Merlot adalah jenis red wine paling populer di seluruh dunia. Dibandingkan Pinot Noir, Merlot terasa lebih “kental” . Merlot juga mengandung tannin yang lebih keras daripada Pinot Noir, tapi masih cukup bersahabat dengan lidah pemula. Wajar bila Merlot juga dianggap sebagai jenis wine untuk pemula.

Harga Merlot bervariasi; tergantung merk dan kualitas. Contoh Merlot dengan kualitas lumayan tapi harga murah adalah Viña Ventisquero Reserva Merlot dari Chile. Harganya cuma Rp 370.200.